Langsung ke konten utama

Pancasila Kini Kembali Teruji


Kejadian teror yang pernah berlangsung beberapa waktu yang lalu, membuat Bangsa ini kembali berduka, karena banyaknya korban yang berjatuhan, tidak hanya dari pihak keamanan atau para pelaku teror itu sendiri, dan tentunya itu menambah preseden buruk tentang integritas kita sebagai Bangsa Ramah tanah serta Berperilaku Beradab.

Mengapa hal itu bisa terjadi ??
Dari semua kejadian tersebut, kita seperti diingatkan, bahwa Bangsa ini, terus menerus bergelut, dengan polemik yang itu-itu saja selama ini. Entah karena egosentris kelompok tertentu, atau justru kelompok tertentu merasa diperlakukan sewenang-wenang.

Dan yang membuat tidak habis pikir adalah, setiap kejadian memilukan ini terjadi, biasanya saat-saat menjelang pesta demokrasi akan berlangsung. Semua kelompok terus-menerus membenturkan opininya, demi kebanggaan si tuan fulan, yang justru mereka tidak mengenalnya sama sekali.

Bola liar opini terus bergulir, sampai dia menemukan celah, untuk merangsek masuk sebagai pemenang kompetisi yang diinginkan. Alhasil semua cara dipakai untuk meraih hal tersebut. 

Kita juga tidak akan pernah lupa, Bangsa ini sering mengalami hal serupa, yang begitu pahit dan sangat membuat miris hati, setiap manusia di Negeri ini.
Bayangkan kejadian teror yang terjadi di Kota Surabaya belakangan ini, sebuah keluarga rela mengorbankan diri, untuk memporak porandakan, ketiga tempat ibadah agama lain.

Apa yang coba mereka capai sebenarnya ??? 

Seyogyanya, kita sebagai generasi Bangsa, patut berbangga hati, karena setiap Bangsa kita dirongrong, Pancasila selalu memperlihatkan Kesaktiannya.
Pertanyaannya, mau sampai kapan, kita terus-menerus mengandalkan Kesaktian Pancasila ?? 
Atau kita hanya bisa menonton dari kejauhan, landasan dasar Bangsa ini berjuang sendirian terus menerus ???

Mulailah BerEmpati kepada Dasar Negara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mentawai, Salah Satu Suku Tertua di Dunia

Ada begitu banyak suku dan budaya yang ada di Indonesia. Salah satu impian saya adalah untuk mendokumentasikan suku-suku yang masih belum banyak dieksplor di Indonesia. Salah satunya adalah Suku Mentawai. Suku ini sudah sejak lama saya ingin abadikan. Susahnya infrastruktur dan medan yang berat membuat banyak orang susah menjangkau Suku Mentawai ini. Karena merupakan suku pedalaman, Suku Mentawai banyak dijadikan sebagai bahan penelitian oleh banyak pihak, terutama untuk memahami bagaimana pola hidup dan pola interaksi dari suku di bagian barat Indonesia ini. Suku Mentawai merupakan suku yang merupakan penduduk asli dari Kepulauan Mentawai di bagian barat Pulau Sumatera. Kepulauan Mentawai ini terdiri dari banyak pulau, namun memiliki 3 buah pulau utama yang banyak dihuni, yaitu Pulau Utara, Pulau Pagai Selatan, Pulau Siberut. Total luas wilayah kepulauan ini adalah sebesar 4.000-an km persegi, dengan jumlah penghuninya sebanyak 29 hingga 30 ribuan jiwa. Yang ...

Anatomi atau Ricikan Keris Jawa

Dalam keris jawa terdapat rincian nama yang digunakan untuk menyebut bagian-bagian keris, nama-nama tersebut sering kali disebut sebagai Ricikan Keris. Nama-nama ricikan tersebut bisa diibaratkan seperti yang terdapat pada anatomi tubuh manusia, ada tangan, kaki, dada, pundak, kepala dan lain sebagainya. Ada banyak sekali jenis dan bentuk keris, masing-masing bentuk dan jenis biasanya akan memiliki nama yang berbeda. Semakin sederhana bentuk sebilah keris, maka akan sedikit pula ricikannya.  Secara sederhana sebilah keris memiliki tiga bagian, yakni: - Wilahan (bilah) - Bagian Ganja dan  - Pesi.  Bagian wilahan dapat dibagi tiga, yakni:  - Pucukan (bagian paling ujung yang runcing) - Awak-awak (bagian tubuh keris) dan  - Sor-soran (bagian bawah keris). Nama-nama ricikan keris paling banyak ditemukan pada bagian sor-soran keris. Hal ini karena motif dan ornamen keris lebih banyak terdapat dibagian bawah/pangkal keris. Adapun ...

Antartika Dulu Hutan Lebat

Sebuah tempat yang pasti pernah kamu dengar semasa SD !  Yap, Benua satu ini memang dipenuhi dengan gunung es. Peneliti mengklaim bahwa Antartika adalah daratan bergunung dan danau serta dikelilingi lautan yang 99% nya tertutup es dan glasier hingga setinggi 4700 meter, Dengan musim dingin yang mematikan hingga -60 derajat celcius. Jutaan tahun yang lalu Antartika bukanlah benua es seperti yang kita lihat seperti saat ini. Siapa sangka, hutan dengan pepohonan yang rimbun pernah tumbuh disana. Bukti ini ditunjukkan melalui fragmen 13 fosil pohon yang baru saja ditemukan para ilmuwan. Fosil pohon ini yang diperkirakan berusia 260 juta tahun ini setidaknya menggambarkan bagaimana dulunya daratan es Antartika berupa area yang subur. Periode dimana pohon tumbuh tersebut menurut peneliti berasal dari Periode Permian Akhir yang berlangsung 299 juta hingga 251 juta tahun lalu. Namun mengapa hutan-hutan itu kemudian sama sekali hilang tak berbekas? ...