Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Budaya Lokal

Cinta Kasih Jerman Papua !!!!

Firmanisme  Sabine Kuegler (lahir 25 Desember 1972 di Patan, Nepal ) adalah seorang penulis Jerman. Dia telah menulis beberapa buku, dua di antaranya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Kedua buku ini terkait dengan masa kecilnya yang tidak biasa: dari usia 7 hingga 17 tahun dia tinggal bersama orang tua dan dua saudara kandungnya di hutan Papua Barat di Indonesia , dengan suku Fayu yang terpencil. Orang tuanya adalah orang kulit putih pertama yang tinggal dengan suku yang baru ditemukan sekitar 400 orang, yang berburu dengan busur dan anak panah, memakan ular, serangga dan cacing, dan melakukan perang antar suku dan pembunuhan balas dendam. Keluarga Kuegler ada di sana untuk mempelajari bahasa suku tersebut. [2] Ibunya, dilatih sebagai perawat, melakukan tugas bidan dengan suku tersebut. Pada usia 17 tahun, Sabine Kuegler pergi dan bersekolah di sekolah berasrama Swiss. Dia bercerai dan memiliki empat anak. Orang tuanya telah kembali ke Jerman. Buku pertamanya yang lari...

Kamus Bahasa Bekasi

" KUMPULAN BAHASA BEKASI " A Abong : Masa Abongan : Masa iya Almenak : Kalender Apek : Bau Tak Sedap exs : Kue itu baunya udah APEK, kaga enak dimakan. Ajer : Murah Senyum Ambekan : Nafas Ambreg : Berbarengan Ampeg   : Nafas senen kemis/asma Amprah-Imprih  : Mondar mandir, bolak balik Ancak  : Sesaji untuk roh halus Ancer-ancer  : Jaga-jaga buat persiapan Andepah/Andepnya : Habisnya Angob : Menguap Anjlogan/gajlugan : Poldur Antepin : Biarkan Awak : Badan Ampyang : BT Anggong  : Laper, Tapi Sudah Makan Angsrongin : kasih Anu : Punya Ambak-ambakan : Berantakan Awang  : Males Angger  : kebiasaan B Bae : Saja, Sembuh, Baik, Ok Bae-bae : Hati-hati Baba  : Pangilan untuk Bapak Babar : Sama rata, Cukup Bale : Tempat Duduk/tidur (Lebar) Bagel  : Timpuk Bagen : Biarkan Bangkis  : Bersin Bangor : Nakal Bangkotan : Udah tua Bakal Agul-agulan  : Bakal sok-sokan Batian : Perbatasan Bari : Sambil Batok : Tempurung Bebatur : Tanah samping ru...

Anatomi atau Ricikan Keris Jawa

Dalam keris jawa terdapat rincian nama yang digunakan untuk menyebut bagian-bagian keris, nama-nama tersebut sering kali disebut sebagai Ricikan Keris. Nama-nama ricikan tersebut bisa diibaratkan seperti yang terdapat pada anatomi tubuh manusia, ada tangan, kaki, dada, pundak, kepala dan lain sebagainya. Ada banyak sekali jenis dan bentuk keris, masing-masing bentuk dan jenis biasanya akan memiliki nama yang berbeda. Semakin sederhana bentuk sebilah keris, maka akan sedikit pula ricikannya.  Secara sederhana sebilah keris memiliki tiga bagian, yakni: - Wilahan (bilah) - Bagian Ganja dan  - Pesi.  Bagian wilahan dapat dibagi tiga, yakni:  - Pucukan (bagian paling ujung yang runcing) - Awak-awak (bagian tubuh keris) dan  - Sor-soran (bagian bawah keris). Nama-nama ricikan keris paling banyak ditemukan pada bagian sor-soran keris. Hal ini karena motif dan ornamen keris lebih banyak terdapat dibagian bawah/pangkal keris. Adapun ...

Mentawai, Salah Satu Suku Tertua di Dunia

Ada begitu banyak suku dan budaya yang ada di Indonesia. Salah satu impian saya adalah untuk mendokumentasikan suku-suku yang masih belum banyak dieksplor di Indonesia. Salah satunya adalah Suku Mentawai. Suku ini sudah sejak lama saya ingin abadikan. Susahnya infrastruktur dan medan yang berat membuat banyak orang susah menjangkau Suku Mentawai ini. Karena merupakan suku pedalaman, Suku Mentawai banyak dijadikan sebagai bahan penelitian oleh banyak pihak, terutama untuk memahami bagaimana pola hidup dan pola interaksi dari suku di bagian barat Indonesia ini. Suku Mentawai merupakan suku yang merupakan penduduk asli dari Kepulauan Mentawai di bagian barat Pulau Sumatera. Kepulauan Mentawai ini terdiri dari banyak pulau, namun memiliki 3 buah pulau utama yang banyak dihuni, yaitu Pulau Utara, Pulau Pagai Selatan, Pulau Siberut. Total luas wilayah kepulauan ini adalah sebesar 4.000-an km persegi, dengan jumlah penghuninya sebanyak 29 hingga 30 ribuan jiwa. Yang ...