Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tehnologi

Kecerdasan Buatan (AI) Lebih Berbahaya Dari Sebuah Nuklir

Robot ASIMO menggunakan sensor dan algoritme kecerdasan buatan untuk menuruni tangga dan menghindari rintangan Kecerdasan buatan adalah kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah atau bisa disebut juga intelegensi artifisial (bahasa Inggris: Artificial Intelligence) atau hanya disingkat AI, didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan kecerdasan buatan sebagai “kemampuan sistem untuk menafsirkan data eksternal dengan benar, untuk belajar dari data tersebut, dan menggunakan pembelajaran tersebut guna mencapai tujuan dan tugas tertentu melalui adaptasi yang fleksibel”. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan...

Nikola Tesla vs Thomas Alfa Edison

Nikola Tesla Tak Sehebat yang Kamu Kira, dan Edison Tak Sejahat yang Kamu Bayangkan !!! Nikola Tesla adalah ilmuwan terhebat sepanjang masa, penemu segalanya, Sementara Thomas Alva Edison hanyalah ilmuwan jahat pencuri ide Tesla. Begitu menurutmu? Beberapa waktu lalu kami melakukan survey kecil-kecilan dengan audiens Saintif dengan total responden 554 orang. Kami bertanya mengenai ilmuwan favorit mereka, antara Nikola Tesla atau Thomas Alva Edison, beserta alasannya. “Tesla adalah sang jenius, sementara Edison itu jahat – si pencuri ide Tesla”. Nikola Tesla adalah ilmuwan hebat, ya, saya setuju. Memang dia sangat hebat. Dia seorang jenius gila yang sayangnya kurang mendapat pujian yang pantas dari dunia. Tapi menganggap Tesla adalah segalanya, sementara Edison hanyalah seseorang yang licik dan jahat tidaklah benar. Belum lagi ada banyak sekali klaim-klaim fantastis tentang Tesla yang sebenarnya tidak berdasar dan tidak benar. Di sini kita mengup...

Demo Pesawat Terbang Tanpa Awak

3 tahun lalu tepatnya pada tanggal 27 Juli 2017, saya diberi kesempatan, untuk menghadiri demo terbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA), hasil Litbang Balitbang Kemhan dan Produksi hasil Industri Pertahanan (Indhan). Bertempat di Lapangan Terbang (Lapter) Rumpin, Bogor, pihak Kementrian Pertahanan membuka Demo Terbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA), yang disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, bersama sejumlah pejabat dilingkungan Kemhan, Kementrian Riset, Tehnologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Mabes TNI dan Mabes Angkatan. Acara tersebut juga dihadiri oleh pejabat dari Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), dan para pimpinan perusahaan industri pertahanan dalam negeri, antara lain:  1. PT.Dirgantara Indonesia 2. PT. Len Industri (Mission Systen) serta  3. PT.INTI Dengan jumlah 11 produk PTTA ini, Balitbang Kemhan membuktikan hasil rancang b...