Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Umum

Rencana Keji di balik Virus Pemusnah Massal Manusia

Dibalik Pemusnahan Suku Indian Jauh sebelum Amerika Serikat terbentuk menjadi sebuah negara, kekuatan yang mengatur dan mengendalikan tanah yang baru tersebut adalah terorisme, pemusnahan masal, dan perang biologi melalui penyebaran kuman-kuman dan penyakit-penyakit terhadap penduduk aslinya. Salah satu penyerangan yang tercatat dalam sejarah adalah yang dilakukan oleh Jendral Jeffrey Amherst. Beberapa data yang tertuang dalam The Atlas of the North American Indian, and the Conspiracy of Pontiac and the Indian War after the Conquest of Canada, menunjukkan bahwa pahlawan militer yang terkenal ini, telah “menyetujui” pendistribusian selimut dan sapu tangan yang telah terkontaminasi bibit cacar untuk digunakan sebagai alat perang wabah penyakit terhadap Indian Amerika. Bahkan ada bukti tertulis berupa surat yang ditulis sendiri oleh Jeffrey Amherst. Dalam suratnya kepada Kolonel Henry Bouquet, Komandan angkatan bersenjata Inggris, Jenderal Amherts bertanya : “Tidak bisa...

Berdosakah Orang Kidal ?

Foto: Istimewa Ada program kontroversi seorang kepala daerah yang melakukan tindakan korupsi, yaitu "Makan Pakai Tangan Kanan", Pada masa kepemimpinannya. Meski dia sudah memiliki harta sebesar Rp 10.127.697.609 yang terdiri dari: 1. Tanah dan bangunan dengan rincian: - 4 rumah di Kota Depok - 1 di Kota Surabaya - 2 di Kabupaten Bogor, dan  - 1 Kabupaten Kediri  (dilaporkan 8 Januari 2015). Namun, nyatanya tetap melakukan korupsi sebesar Rp 10,7 miliar rupiah. Apa yang salah dengan orang KIDAL ??? Pertanyaan saya, Pada saat sadar dia memakan "UANG RAKYAT", saat itu menggunakan "TANGAN KANAN" atau TANGAN KiRI ??? #MakanyaPiknikBiarLogis #Firmanisme

Ini Bukan Bumi Kita Lagi

Kita tertidur di satu dunia, dan terbangun di dunia lain...!!! Tiba-tiba Disney kehabisan keajaiban.. Paris tidak lagi romantis.. New York tidak berdiri lagi... Tembok Cina tidak lagi menjadi benteng, dan  Mekkah kosong... Bumipun beristirahat tenang... Tiba-tiba anda menyadari bahwa kekuatan, kecantikan dan uang tidak berharga ketika anda tidak bisa mendapatkan ventilator yang anda butuhkan. Bumi melanjutkan hidupnya dan tetap indah.   Ia hanya menempatkan manusia dalam sangkar.  Saya pikir ia mengirimkan kita pesan: Kalian tidak diperlukan... udara, tanah, air dan langit tanpa kalian akan baik-baik saja. Ketika kalian keluar dari sangkar nanti, ingatlah bahwa kalian adalah tamuku, bukan tuanku. Hidupmu dibumi ini hanya sementara😔 #IniBukanBumiKitaLagi

Politisasi Bencana

Kegemaran warganet untuk mempolitisasi bencana alam sebagai sesuatu yang konyol tapi sekaligus menarik. Fenomena tersebut contoh dari kemunduran politik gagasan baik di level elite apalagi di akar rumput. “Sejak tahun 2012 kita mengalaminya. Ketika gagasan dalam berpolitik tidak mengalami diskursus dan dialektika, maka orang akan mencari-cari hal-hal yang tidak logis untuk menjadi komoditas politik". Gempa bumi tentu tidak ada kaitannya dengan politik. Warga negara yang mendapat pendidikan minimal hingga sekolah menengah pertama tentu paham: penyebab gempa bumi tektonik adalah pergeseran dan bertubrukannya tiga lempeng besar yang kebetulan berada di wilayah Indonesia. Pertama adalah Lempeng Samudra Pasifik yang bergerak ke arah barat dan barat laut dengan kecepatan 10 cm/tahun. Kedua, Lempeng Samudra India-Benua Australia (Indo-Australia) yang bergerak ke arah utara dan timur laut dengan kecepatan 7 cm/tahun. Ketiga yakni Lempeng Benua Eurasia yang bergerak ke arah barat daya d...